oleh dr. Kristina Joy Herlambang, M.Gizi, Sp.GK

Dokter Spesialis Gizi Klinik

Imunisasi merupakan cara efektif yang telah menyelamatkan jutaan orang lebih dari 25 penyakit sejak bayi hingga lansia (difteria, campak, pertussis, polio, tetanus, dll). WHO menyatakan, 2-3 juta kematian di dunia dapat dicegah melalui imunisasi. Di sisi lain, 19-22,6 juta anak-anak di dunia masih belum mendapatkan imunisasi dan mereka berisiko tinggi mengalami penyakit-penyakit yang fatal. Pekan Imunisasi Dunia (World Immunization Week) diperingati setiap minggu terakhir di bulan April. Peringatan ini bertujuan untuk memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Tema yang diangkat WHO tahun 2018 ini adalah “Protected Together, #VaccinesWork”.

WHO memiliki target untuk menurunkan penyakit dan kematian dengan perlindungan imunisasi (termasuk campak, rubella, tetanus pada Ibu hamil dan anak) melalui program “The Global Vaccine Action Plan” (GVAP) sebelum tahun 2020. Mari kita sukseskan program ini bersama dengan memastikan setiap anak kita mendapatkan vaksin sesuai jadwal!

Nah, apakah ayah dan ibu ada yang masih bingung mengenai perbedaan imunisasi, vaksin, dan vaksinasi?

  • Imunisasi adalah suatu proses pembentukan imunitas (daya tahan/kekebalan tubuh) seseorang terhadap penyakit menular, biasanya dilakukan dengan pemberian vaksin.
  • Vaksin dibuat dari kuman (virus, bakteri, atau toksin) hidup yang dilemahkan/mati dalam jumlah sangat kecil. Vaksin yang diberikan akan menstimulasi sistem imun seseorang untuk memberikan perlindungan terhadap infeksi atau penyakit tertentu.
  • Vaksinasi adalah proses pemberian vaksin, umumnya diberikan dengan disuntik.

Berikut ini adalah jadwal imunisasi hasil rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2017. Untuk detailnya, Ayah Ibu dapat mengunjungi laman IDAI dan mengunduh jadwal ini dari link berikut.

75total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *