Syndactyly

 

 

 

 

 

oleh dr. Aldo Fransiskus Marsetio, SpOT, BMedSc

Dokter Spesialis Orthopedi

 

Halo, Keluarga Kejora! Pernahkah Ibu dan Ayah melihat anak dengan sepasang jarinya yang menyatu? Kelainan bentuk tangan seperti ini disebut juga syndactyly. Kelainan ini merupakan salah satu kelainan yang sering terjadi dan dapat berdampak signifikan bagi tumbuh kembang sang buah hati. Hal ini tidak boleh disepelekan karena dapat mengganggu terutama dalam hal pertumbuhan jari dan fungsinya. Sekitar 1 dari 600 kasus kelahiran dapat ditemukan kasus kelainan tangan.

Secara umum, penyebab kelainan tangan diantaranya dipengaruhi oleh kelainan kromosom, kelainan metabolisme bawaan, infeksi, faktor lingkungan saat kehamilan, atau faktor yang tidak diketahui. Kelainan tangan sejak lahir dapat dibedakan menjadi kelainan gagal pembentukan, gagal pemisahan, duplikasi, tumbuh berlebih, gagal tumbuh, sindroma penjepitan, dan sindroma/kelainan musculoskeletal secara umum.

Syndactyly termasuk kelainan tangan dalam kategori gagal pemisahan. Syndactyly dapat merupakan kelainan soliter/sendiri, namun dapat juga menjadi bagian dari kelainan di anggota tubuh lainnya. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada bayi laki-laki daripada perempuan, dan seringkali melibatkan jari tengah dan jari manis. Pada 10-40% kasus syndactyly merupakan kasus keturunan. Namun ada penelitian yang juga menyebutkan kaitan antara kejadian syndactyly dengan kebiasaan merokok dimasa kehamilan.

Kasus syndactyly dapat dikategorikan menjadi 4 macam, yaitu:

  1. Simple, incomplete—sebagian jari menyatu tanpa penyatuan tulang dan kuku.
  2. Simple, complete—seluruh jari menempel tanpa penyatuan tulang dan kuku.
  3. Complex—seluruh jari menempel dan melibatkan penyatuan ujung tulang.
  4. Complicated—penempelan beberapa ruas jari disertai kerusakan tulang jari-jari.

Terapi terbaik bagi kelainan ini adalah operasi pemisahan jari. Prosedur tersebut terbaik dilakukan saat si kecil berusia sekitar 1 tahun, namun jika kelainannya sangat kompleks maka lebih baik jika dilakukan diawal usia kelahiran. Jika terdapat lebih dari dua jari yang menempel, tindakan operasi mungkin dilakukan dalam beberapa tahapan untuk mencegah perusakan sirkulasi darah pada jari. Ibu dan Ayah Kejora, karena kelainan ini berdampak signifikan bagi tumbuh kembang si kecil, segeralah berkonsultasi dengan dokter tulang begitu Ibu dan Ayah menemukan kelainan ini pada si kecil.

Editor: dr. Nurul Larasati

Referensi:

Man LX, Chang B. Maternal cigarette smoking during pregnancy increases the risk of having a child with a congenital digital anomaly. Plast Reconstr Surg. 2006 Jan. 117 (1):301–8.

Le Hanneur M, Cambon-Binder A, Bachy M, Fitoussi F. Treatment of congenital syndactyly. Hand Surgery and Rehabilitation. 2020 May. 39(3):143–53.

Tonkin MA. Failure of Differentiation Part I: Syndactyly. Hand Clinics. 2009 May. 25(2), 171–193.