oleh dr. Sunita

Dokter Umum

Halo, Keluarga Kejora! Pandemi COVID-19 masih berlangsung hingga saat ini. Upaya pencegahan untuk menghindari infeksi virus SARS-CoV-2 terus digalakkan oleh pemerintah, instansi kesehatan, dan berbagai pihak lainnya. Tentu Ayah dan Ibu juga tidak asing dengan istilah 3M pada era Pandemi COVID-19 ini, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak. Hal ini tentu mudah dilakukan oleh orang dewasa, namun bagaimana dengan anak? Jika ada kondisi mendesak yang mengharuskan anak diajak keluar rumah, apakah harus menggunakan masker? Apakah semua anak perlu menggunakan masker? Apakah masker bisa diganti dengan face shield pada anak agar anak lebih merasa nyaman?

Pada dasarnya, penggunaan masker merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghindarkan diri dari penularan COVID-19. Panduan dari WHO mengenai penggunaan masker pada anak menyatakan bahwa anak dibawah 5 tahun tidak disarankan untuk menggunakan masker. Hal ini berdasarkan alasan keamanan, kenyamanan, serta kemampuan anak untuk menggunakan masker dengan baik dan benar tanpa supervisi orang dewasa. Namun, dalam panduan tersebut juga dijelaskan bahwa penggunaan masker hendaknya menyesuaikan dengan rekomendasi lokal yang dikeluarkan pemerintah atau ahli kesehatan.

Di Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tidak merekomendasikan pada anak di bawah usia 2 tahun karena dikhawatirkan dapat mengganggu pernafasan mereka. Pada kelompok usia ini, penggunaan face shield lebih disarankan, meskipun tidak memberikan efek proteksi yang sama dengan penggunaan masker. Jika anak menggunakan face shield, maka face shield hendaknya menutupi seluruh wajah dengan panjang sampai dengan bawah dagu. Selama pemakaian face shield, anak harus selalu di bawah pengawasan orang tua. Pada bayi, yang lebih dianjurkan adalah penggunaan kereta dorong dengan penutup dalam pengawasan orang dewasa, serta penggunaan masker oleh orang-orang dewasa di sekitar bayi, disamping menerapkan etika batuk dan memperhatikan kebersihan tangan.

IDAI menyarankan penggunaan masker pada anak di atas 2 tahun untuk meminimalisir kemungkinan penularan COVID-19 di era pandemi ini. Masker yang sesuai untuk anak adalah Penggunaan masker juga perlu disesuaikan pada anak yang memiliki kondisi medis tertentu yang berpengaruh terhadap pernafasannya, misalnya menderita penyakit jantung bawaan, penyakit paru kronik. Pada anak-anak dengan kondisi medis tersebut, penggunaan masker harus selalu di bawah pendampingan orang tua atau orang dewasa lain, serta sesuai dengan saran dari dokter yang merawat. Pada anak dengan kondisi medis tertentu yang membuatnya lebih rentan mengalami infeksi atau tertular COVID-19, penggunaan masker perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang merawat. Penggunaan masker pada anak juga harus memperhatikan ukuran serta cara penggunaannya, sehingga memberikan memberikan efek perlindungan yang efektif.

Mari kita terus menerapkan 3M untuk mencegah penularan COVID-19! Salam sehat Kejora!

Sumber:

https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/question-and-answers-hub/q-a-detail/q-a-children-and-masks-related-to-covid-19
https://www.idai.or.id/about-idai/idai-statement/faq-pemakaian-masker
https://www.idai.or.id/about-idai/idai-statement/pandangan-ikatan-dokter-anak-indonesia-mengenai-pencegahan-infeksi-covid-19-pada-anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *