oleh dr. Sunita

Dokter Umum

Halo, keluarga Kejora! Apakah Ayah dan Bunda pernah mendengar atau membaca berita tentang pneumonia Wuhan yang saat ini mewabah di kota Wuhan, Cina? Apa sebenarnya pneumonia Wuhan itu?

Pneumonia Wuhan adalah suatu infeksi paru-paru yang disebabkan oleh salah satu jenis virus corona. Penyakit ini dinamakan pneumonia Wuhan karena kasus pneumonia ini pertama kali ditemukan kasusnya di kota Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019. Penyakit ini ditemukan sebagai pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya dan dapat berakibat fatal. Setelah ditelaah lebih lanjut, ternyata pneumonia ini disebabkan oleh virus corona. Hingga awal Januari 2020, tiga kasus pneumonia Wuhan telah dilaporkan di Thailand, 1 kasus ditemukan di Jepang, 1 kasus di Korea Selatan, 1 kasus di Taiwan, dan 1 kasus di Amerika Serikat. Dari semua kasus tersebut, setiap kasus diduga memiliki riwayat bepergian dari dan ke kota Wuhan. Pemerintah Cina juga telah melaporkan adanya kemungkinan penularan dari manusia ke manusia lain, dengan 15 kasus ditemukan pada tenaga kesehatan.

Virus corona yang menyebabkan pneumonia Wuhan (2019-nCoV) diketahui serupa dengan virus Middle Eastern Respiratory Syndrome (MERS) dan virus Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang pernah dikenal sebelumnya. Waktu yang diperlukan sejak virus corona 2019-nCoV masuk ke tubuh hingga menyebabkan gejala sakit serupa dengan virus MERS dan SARS, yaitu sekitar 2 minggu. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa beberapa kasus berhubungan dengan paparan pada pasar seafood di kota Wuhan. Namun, penyebab pasti cara infeksi pneumonia Wuhan ini belum diketahui.

Gejala umum yang dapat ditemukan pada pneumonia Wuhan, antara lain batuk kering atau berdahak, demam dan sesak nafas. Gejala penyerta lainnya adalah sakit kepala, nyeri tenggorok, lemas, dan pilek. Namun, tidak semua orang yang menderita berbagai gejala tersebut dapat dianggap menderita pneumonia Wuhan. Oleh sebab itu, masyarakat disarankan untuk waspada dan memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan jika mengalami gejala-gejala tersebut. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah pneumonia Wuhan serupa dengan pencegahan penyakit pada umumnya, yaitu menjaga kebersihan diri terutama kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari kontak dengan orang sakit, dan menggunakan masker jika sedang batuk dan atau kontak dengan orang sakit.

Referensi:
https://www.who.int/china/news/detail/09-01-2020-who-statement-regarding-cluster-of-pneumonia-cases-in-wuhan-china
https://www.nhs.uk/news/medical-practice/novel-coronavirus-limited-spread-between-people/
https://www.imperial.ac.uk/mrc-global-infectious-disease-analysis/news–wuhan-coronavirus/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *