oleh dr. Sunita

Dokter Umum

Halo keluarga sehat Kejora! Dalam rangka Skin Cancer Awareness month di bulan Mei ini, Kejora ingin berbagi informasi mengenai kanker kulit. Kanker kulit merupakan pertumbuhan abnormal sel kulit yang tidak terkontrol akibat kerusakan DNA pada sel kulit karena radiasi sinar ultraviolet. Bentuk kanker kulit bisa sedikit menonjol seperti tahi lalat ataupun rata dengan permukaan kulit di sekitarnya. Selain paparan sinar ultraviolet, beberapa hal lain yang membuat seseorang memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita kanker kulit, antara lain karena memiliki riwayat kanker kulit di keluarga, memiliki warna kulit yang lebih terang, serta memiliki kulit yang mudah terbakar jika terkena sinar matahari.

Jika menemukan lesi atau tanda pada kulit dengan berikut, maka sebaiknya waspada akan kanker kulit dan segera memeriksakan diri ke dokter kulit:

  1. Bentuknya tidak simetris
  2. Tepi yang tidak jelas
  3. Berwarna merah, pucat atau kebiruan. Jika berwarna coklat biasanya tidak berbahaya
  4. Membesar hingga lebih dari 6 mm
  5. Berubah bentuk atau warna
  6. Mudah berdarah

Kanker kulit dapat dicegah! Secara umum, menghindari paparan sinar matahari yang berlebihan dapat mencegah terjadinya kanker kulit, terutama sinar matahari antara jam 11 pagi dan 3 sore. Beberapa tips untuk mencegah paparan sinar matahari berlebih:

  1. Berpakaian yang menutup kulit pada saat terpapar sinar matahari. Menggunakan topi dan kacamata hitam juga dapat membantu melindungi wajah, kepala, telinga, dan leher.
  2. Menggunakan lotion tabir surya (sunscreen). Sebaiknya lotion yang digunakan dapat memberikan proteksi terhadap sinar UVA dan UVB dengan kadar SPF minimal 15 untuk kegiatan sehari-hari dan SPF 30 atau lebih jika aktivitas lebih banyak di luar ruangan. Lotion digunakan 30 menit sebelum kulit terpapar sinar matahari untuk memberikan waktu bagi lotion menyerap pada kulit. Ulangi penggunaannya setiap 2 jam atau lebih sering jika banyak berkeringat. Jika berenang, gunakan kembali lotion setelah selesai berenang.
  3. Hindari kegiatan berjemur di bawah sinar matahari. Indoor tanning dengan UV beds juga sebaiknya dihindari karena dapat merusak dan menimbulkan cedera pada kulit.

318total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *