Nutrisi bagi Anak Penderita Kanker

oleh dr. Yohannessa Wulandari, M.Gizi, Sp.GK

Dokter Spesialis Gizi Klinis

 

Halo, Ayah dan Ibu Kejora.

Tahukah Ayah dan Ibu Kejora, sekitar 8-60% anak-anak penderita kanker mengalami status gizi kurang/buruk (malnutrisi). Gizi kurang/buruk tersebut dapat menurunkan fungsi imunitas tubuh, menghambat dan memperlambat proses penyembuhan, serta mengurangi efektivitas obat antikanker. Oleh karena itu, asupan nutrisi perlu diperhatikan ya..

Selera makan yang kurang sering dialami anak-anak penderita kanker. Penyebabnya antara lain:

  • Efek samping dari kemoterapi atau radiasi
  • Nyeri saat makan
  • Perubahan dalam merasakan makanan
  • Mual, muntah, diare
  • Suasana rumah sakit
  • Depresi

Anak-anak penderita kanker dengan status gizi kurang/buruk memerlukan makanan yang tinggi kalori, juga protein, tak lupa lemak dan karbohidrat. Protein dibutuhkan untuk pertumbuhan dan membantu tubuh untuk dapat mendukung proses penyembuhan penyakit. Kalori yang cukup sesuai kebutuhan anak, diperlukan untuk mencegah penurunan berat badan, juga untuk mendukung pertumbuhan anak.

Berikut hal-hal yang dapat dilakukan bila anak mengalami keluhan akibat kanker/terapi antikanker:

  • Hilangnya/kurangnya selera makan
    • Berikan porsi kecil namun sering (termasuk pada jam snack)
    • Mencoba tempat dan suasana baru saat makan
    • Ajak anak dalam menyiapkan menu makanan
    • Berikan snack padat kalori dan tinggi protein
    • Upayakan tidak memaksa anak untuk makan. Hal ini dapat memperburuk selera makannya
    • Ciptakan suasana menyenangkan saat makan
  • Nyeri pada mulut
    • Berikan makanan lunak/lembut yang mudah dikunyah
    • Hindari makanan yang mengiritasi antara lain: buah/jus jeruk (asam), makanan pedas atau asin, makanan kering, kasar (contoh sayuran kering, kraker, roti panggang, keripik)
    • Sajikan makanan dalam potongan kecil
    • Sajikan makanan dalam keadaan dingin di suhu ruangan. Makanan panas dapat mengiritasi mulut dan kerongkongan
    • Gunakan blender untuk membuat makanan lebih lembut dan mudah dikunyah
    • Tambahkan saus (gravies) pada makanan agar lebih mudah ditelan
  • Perubahan rasa
    • Berikan makanan asin atau berbumbu
    • Gunakan bumbu penyedap pada makanan
    • Bumbui daging dengan perasan buah, saus teriyaki, atau
    • Sajikan makanan dengan penampilan menarik dan bau menggugah selera
  • Mulut kering
    • Berikan permen, popsicles, es batu, atau permen karet
    • Berikan makanan lembut yang mudah untuk ditelan
    • Jaga kelembaban bibir dengan memberikan lipbalm khusus anak
    • Berikan minum air dalam volume kecil dan sering
    • Berikan makanan berkuah
  • Mual dan muntah
    • Hindari makanan yang digoreng, berminyak, terlalu manis/pedas/panas/berbumbu
    • Berikan makanan dalam porsi kecil namun sering
    • Berikan minuman dalam volume kecil dan sering
  • Diare
    • Hindari makanan terlalu berminyak, berlemak atau gorengan
    • Batasi makanan yang dapat memproduksi gas seperti kacang-kacangan, kembang kol, brokoli, kubis, bawang Bombay
    • Berikan makanan porsi kecil namun sering
    • Berikan minuman sesering mungkin
    • Bila intoleransi terhadap laktosa, batasi susu dan produk susu

Selalu konsultasikan kepada dokter yang menangani terlebih dahulu dalam memberikan nutrisi bagi anak-anak penderita kanker.

Editor: dr. Sunita

Referensi:

  1. Gokcebay DG, et al. Pediatr Hematol Oncol 2015;32:423-32.
  2. Kadir RAA, et al. Arch Can Res 2017,5;1:1-9
  3. Paul CJ. J Clin Oncol 2014;32;13:1293-4
  4. standfordchildren.org