oleh dr. Ellen Wijaya, Sp.A

Dokter Spesialis Anak

 

Halo Ayah dan Ibu Kejora!

Tidak terasa 4 bulan sudah berlalu sejak saya menulis topik bahasan ‘Fakta COVID-19 pada Anak’ untuk keluarga Kejora. Saat ini pandemi masih belum berakhir dan dalam 4 bulan ini kita sudah menyesuaikan diri dengan banyak kebiasaan baru, diantaranya #dirumahaja untuk memutus rantai penularan COVID-19. Yuk, kita pahami bersama adaptasi kehidupan baru untuk anak supaya mereka tetap dapat tumbuh dan berkembang optimal, meskipun di tengah pandemi.

Apakah pentingnya adaptasi kehidupan baru pada anak #dirumahaja?

Angka kejadian COVID-19 di Indonesia masih terus meningkat berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan. Terhitung 19 Juli 2020 terdapat 86.521 kasus terkonfirmasi dan 8,1% diantaranya adalah kasus anak dengan angka kematian anak adalah 1,5%. Hal tersebut tergolong tinggi dibandingkan kasus anak di negara lainnya. Oleh karena itu anak #dirumahaja dengan melakukan adaptasi kehidupan baru merupakan pilihan terbaik saat ini.

Perilaku hidup bersih dan sehat sebagai dasar proses beradaptasi dengan kehidupan baru

Ayah dan Ibu Kejora tidak boleh bosan untuk mengajarkan anak perilaku hidup bersih dan sehat, diantaranya adalah :

  • Cuci tangan yang bersih dengan menggunakan sabun sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.
  • Menerapkan etika batuk dan bersin yang benar.
  • Anak perlu makan dengan pola makan bergizi dan seimbang, olah raga teratur, berjemur dan istirahat yang cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Pentingnya peran orang tua untuk memberikan informasi dengan bahasa yang mudah kepada anak sesuai dengan usia dan tingkat pemahaman tanpa perlu membuat mereka menjadi ketakutan. Hal tersebut memiliki andil untuk mencegah penyebaran COVID-19, diantaranya :

  • Anak menggunakan masker jika terpaksa keluar dari rumah dan melakukan prinsip physical distancing, yaitu menjaga jarak dengan orang lain minimal 1,5 meter.
  • Ajarkan anak untuk tidak memegang daerah wajah terutama mata, hidung, mulut.
  • Memberi pengertian pada anak untuk beraktivitas di dalam rumah.

Apakah ada dampak negatif bagi anak selama #dirumahaja?

Anak dan remaja merupakan kelompok yang rentan terdampak kesehatan jiwa dan psikososial akibat pandemi COVID 19. Anak mengalami rasa stres/tertekan, cemas dan bosan di rumah yang diekspresikan melalui emosi dan perilaku. Hal untuk mencegahnya, diantaranya :

  • Membuat jadwal kegiatan harian sesuai dengan usia anak.
  • Mengajak anak berbicara dengan tenang, penuh kasih sayang dan beri kesempatan untuk mengekspresikan perasaan dan mengungkapkan isi pikiran.
  • Memberi pujian dan motivasi terkait aktivitas yang dilakukan.
  • Fasilitasi interaksi anak dengan teman dan saudara melalui media sosial dengan pendampingan orangtua.
  • Membantu melakukan hobi atau hal yang disukai anak.
  • Hindari segala bentuk kekerasan fisik, psikologis dan sosial, seperti membentak atau kekerasan karena akan menambah stres dan marah.
  • Mengenali tanda masalah psikososial anak (gelisah, sedih, bosan, mudah tersinggung, agresif, dan menyendiri) dan segera konsultasi ke dokter, jika diperlukan.

Bagaimana proses belajar anak di sekolah?

Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia dengan melakukan kegiatan belajar mengajar dalam bentuk pembelajaran jarak jauh. Usahakan Ayah atau Ibu Kejora dapat mendampingi Sang Buah Hati dalam proses belajar dan batasi penggunaan gawai di luar kegiatan sekolah untuk mencegah dampak negatif dari paparan sinar biru layar gawai.

Pesan bagi orang tua yang masih harus bekerja di luar rumah

Pastikan Ayah dan Ibu Kejora melakukan protokol kesehatan yang baik setelah menghabiskan seharian waktu di luar rumah, diantaranya adalah :

  • Buka sepatu sebelum masuk rumah.
  • Letakkan baju kotor di wadah khusus yang tertutup dan jauh dari jangkauan anak.
  • Bersihkan HP, kacamata atau benda lainnya yang dibawa dari luar dengan desinfektan.

Mari kita beradaptasi dengan kehidupan baru dengan selalu memperhatikan tumbuh kembang anak.

Editor: Saka Winias, drg., M.Kes., Sp.PM

Referensi:

https://covid19.go.id/peta-sebaran

https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/COVID-19/Pedoman-dukungan-keswa-psikososial-covid-19.pdf

https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/daily-life-coping/children.html

https://www.who.int/maternal_child_adolescent/links/covid-19-mncah-resources-care-for-young-children/en/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *