oleh drg. Annisa Sabhrina

Dokter Gigi Umum

Hai Ayah dan Ibu Kejora,

Pernahkah terlintas dalam benak anda saat hendak menyikat gigi si kecil namun lupa kapan terakhir kali Anda mengganti sikat giginya? Lalu apakah sikat gigi tersebut masih layak digunakan atau sudah saatnya diganti? Yuk mari kita bahas, kapankah saat yang tepat mengganti sikat gigi Anda maupun si kecil.

Berdasarkan rekomendasi ADA American Dental Association sebaiknya setiap 3-4 bulan sekali, setiap orang mengganti sikat gigi yang digunakan. Kondisi ini dipengaruhi oleh frekuensi pemakaian sikat gigi dan tingkatan tekanan saat menyikat gigi. Karena, semakin besar frekuensi pemakaian sikat gigi dan besarnya tekanan saat menyikat gigi, mempengaruhi kondisi bulu sikat menjadi mudah patah. Apabila kondisi bulu sikat sudah tidak baik lagi, sebaiknya Anda segera mengganti sikat gigi. Hal ini dikarenakan sikat gigi memiliki peranan penting dalam kesehatan gigi yaitu membantu menghilangkan sisa makanan yang menempel di permukaan maupun di antara gigi serta sangat efektif untuk membantu menghilangkan plak.

Hal lain juga yang harus diperhatikan terutama sikat gigi pada anak yakni masih sesuaikah ukuran dari sikat gigi yang digunakan dengan usia anak anda. Selain itu bulu sikat harus dalam keadaan yang baik dan tidak mudah patah. Karena seringkali anak-anak mempunyai kebiasaan menggigit sikat gigi atau menyikat gigi terlampau keras sehingga menyebabkan waktu untuk mengganti sikat gigi relatif lebih pendek yaitu kurang dari 3-4 bulan.

Berikut hal yang harus anda perhatikan dalam merawat sikat gigi :

  1. Slogan sharing is caring mungkin baik dalam konteks berbagi kebaikan tetapi tidak dalam berbagi sikat gigi Anda dengan orang lain. Karena dengan berbagi sikat gigi atau bertukar sikat gigi dengan orang lain (bahkan anak Anda sekalipun), dapat menyebabkan perpindahan cairan tubuh atau mikroorganisme yang ada di mulut satu sama lain dan meningkatkan kemungkinan terjadinya risiko infeksi.
  2. Menurut ADA selalu membersihkan sikat gigi yang telah digunakan dengan air mengalir. Hal ini bertujuan untuk membersihkan sisa pasta gigi, sisa makanan maupun saliva (air liur) yang menempel di permukaan sikat.
  3. Meletakkan sikat gigi pada tempat terbuka yang bersih dan hindari meletakkan pada tempat tertutup. Hal ini dikarenakan, bagian tertutup tersebut berpotensi menumbuhkan bakteri pada bulu sikat.
  4. Meletakkan sikat gigi yang telah digunakan dengan posisi vertikal dengan bulu sikat pada bagian atas untuk memudahkan pengeringan bulu sikat.
  5. Menjaga selalu kebersihan sikat gigi Anda

Jadi, seberapa sering kita mengganti sikat gigi kembali kepada kebiasaan yang kita lakukan dan selalu melihat kondisi sikat gigi, agar kualitas kebersihan dan kesehatan gigi tetap terjaga.

Sumber:

https://www.ada.org/en/about-the-ada/ada-positions-policies-and-statements/statement-on-toothbrush-care-cleaning-storage-and-

Sumber gambar: https://dentaldelrioalgodones.com/4-reasons-change-toothbrush/

316total visits,1visits today

One thought on “Waktu yang Tepat untuk Mengganti Sikat Gigi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *