oleh dr. Meutia Ayuputeri, MRes, IBCLC

Dokter umum, Konselor menyusui

 

Halo Keluarga Kejora,

Kelenjar ASI pada payudara ibu sudah mulai aktif sejak minggu ke-16 kehamilan. Hormon kehamilan secara otomatis akan menghambat keluarnya ASI untuk menjaga kehamilan sampai cukup bulan. Setelah bayi dan ari-ari lahir peran hormon kehamilan mulai berkurang. Di sisi lain peran hormon menyusui akan meningkat yakni oksitosin dan prolaktin, yang bekerja untuk mengeluarkan dan menjaga lancarnya produksi ASI.

Kolostrum adalah ASI pertama yang keluar setelah bayi lahir. Kolostrum mengandung antibodi IgA sekretoris, laktoferin, sel darah putih, dan faktor-faktor pertumbuhan. Kolostrum memiliki fungsi utama untuk menyokong daya tahan tubuh dan pertumbuhan bayi di hari-hari pertama kehidupan.

ASI transisi / peralihan muncul saat kandungan laktosa di dalam ASI meningkat menjelang akhir minggu pertama setelah bayi lahir atau berkisar pada akhir minggu pertama setelah kelahiran bayi.

ASI matur mulai dihasilkan tubuh ibu sekitar minggu kedua setelah persalinan. Kandungan ASI matur kaya makronutrien seperti laktosa (karbohidrat), protein, dan lemak untuk mencukup kebutuhan nutrisi bayi. ASI juga mengandung cukup cairan untuk memenuhi kebutuhan cairan harian bayi.

Penggolongan ASI ini penting diketahui untuk dapat memahami tahapan menyusui. Ayah dan Ibu Kejora perlu mengetahui bahwa tahapan produksi ASI ini akan sejalan dengan kebutuhan minum bayi. Bayi cukup bulan yang lahir pada usia kehamilan 37-40 minggu dengan rentang berat 2500g-4000g memiliki kapasitas lambung lebih kurang 5-7 mL (1 sendok teh) pada hari pertama hidupnya. Volume ini akan meningkat menjadi sekitar 22-27 mL pada hari ketiga, dan 45-60 mL pada minggu pertama. Saat bayi berumur 1 bulan, bayi dapat menampung kurang lebih 80-150 mL dalam lambungnya.

Pastikan teknik menyusui yang tepat serta nutrisi Ibu dan Ayah yang paripurna untuk menjaga kesinambungan menyusui si kecil.

Editor: drg. Annisa Sabhrina

Referensi:
Ballard OJ, Morrow AR. Human Milk Composition: Nutrients and Bioactive Factors. as: Pediatr Clin North Am. 2013 Feb; 60(1): 49–74.

510total visits,4visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *