oleh Amanda Triwulandari, M. Psi.

Psikolog

Halo, Ayah dan Ibu Kejora, setujukah bahwa memilih sekolah bagi si kecil tentu menjadi masa yang paling menyenangkan sekaligus memusingkan? Banyak sekali hal yang dipertimbangkan oleh Ayah dan Ibu, mulai dari biaya yang akan dikeluarkan, bangunan sekolah, pilihan ekstrakurikuler, sampai baju seragam yang bisa menarik hati para Ibu, juga ditambah bisikan-bisikan dari teman ataupun anggota keluarga lainnya.

Sebenarnya, banyak sekali yang perlu kita pertimbangkan sebelum memilih sekolah. Setiap keluarga pasti memiliki pertimbangannya masing-masing. Agar Ayah dan Ibu tidak bingung, mari sekarang kita simak beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan dalam memilih sekolah terbaik bagi si kecil.

  1. Kenali kurikulum sekolah

Di Indonesia, banyak sekali jenis sekolah yang dapat dipilih. Dari sekolah nasional, sekolah dengan kurikulum asing atau Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK), sekolah alam, sampai home schooling. Hal ini sangat baik adanya, karena memberikan pilihan yang beragam. Sempatkan waktu untuk browsing secara komprehensif mengenai kurikulum yang digunakan oleh sekolah pilihan, lalu cocokkan dengan karakter si kecil.

  1. Bahasa pengantar vs bahasa di rumah

Selain kurikulum, Ayah dan Ibu perlu memikirkan bahasa yang akan digunakan selama di sekolah. Misalnya, bila Ayah dan Ibu menginginkan si kecil untuk bersekolah dengan kurikulum asing, maka si kecil membutuhkan komunikasi reguler dalam bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya di rumah. Ingatlah bahwa keterampilan berbahasa dapat terasah bila terus-menerus digunakan tidak hanya di sekolah.

  1. Datang langsung ke sekolah

Ayah dan Ibu bisa dating langsung ke sekolah untuk merasakan budaya sekolah tersebut. Cermati interaksi antar siswa, interaksi guru dan siswa, atau sambutan dari Kepala Sekolah atau pihak lain. Lihat juga keseragaman berbagai staf sekolah menjawab berbagai pertanyaan dari Ayah dan Ibu. Faktor kebersihan dan keamanan sekolah juga dapat menjadi pertimbangan saat datang ke sekolah. Hal ini menjadi cerminan kesadaran dari seluruh warga sekolah dalam menjaga sekolah mereka.

  1. Pikirkan tentang pendidikan lanjutan

Ada keuntungannya memilih sekolah dengan jenjang pendidikan yang lengkap (TK-SD-SMP-SMA). Ayah dan Ibu tidak perlu kesulitan mencari pendidikan lanjutan bagi si kecil. Selain itu, keuntungan yang didapat dari segi finansial adalah beberapa sekolah memiliki potongan harga bagi siswa internal. Si kecilpun tidak perlu kesulitan ketika harus berhadapan dengan sekolah yang baru.

  1. Rencanakan keuangan dengan matang

Tiap sekolah memiliki jumlah dan rincian biaya yang berbeda. Dari uang pangkal, SPP, sampai biaya-biaya lainnya. Ada baiknya Ayah dan Ibu memiliki rencana keuangan jauh sebelum si kecil akan masuk sekolah.

  1. Libatkan si kecil dalam menentukan pilihan

Tanyakan kepada sekolah yang diinginkan terkait ada tidaknya proses trial siswa di sekolah. Proses trial ini menjadi penting agar si kecil dapat merasakan sendiri budaya dari sekolah tersebut. Lakukan diskusi dengan si kecil, tanyakan hal yang ia rasakan atau pikirkan saat ia datang ke sekolah tersebut.

Jadi bagaimana Ayah dan Ibu Kejora? Semoga sudah tidak bingung lagi, ya! Selamat menikmati perjalanan memilih sekolah untuk si kecil, tetap semangat!

Editor: drg. Valeria Widita Wairooy

Sumber:

Alsauidi, F. (2016). Reasons influencing selection decision making of parental choice of school. Journal of Research in Education and Science (IJRES), 2 (1), 201-211. https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1105167.pdf (diakses pada 26 Oktober 2018)
Beamish, P & Morey, P.(2013). “School Choice: What Parents Choose,” TEACH Journal of Christian Education: Vol. 7 : Iss. 1 , Article 7. https://research.avondale.edu.au/teach/vol7/iss1/7 (diakses pada 26 Oktober 2018)

259total visits,3visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *