oleh dr. Arti Indira, Sp.GK

Dokter Spesialis Gizi Klinik

 

Makanan beku (Frozen food)

Seringkali kita lebih memilih untuk menggunakan makanan beku dalam mempersiapkan makanan untuk keluarga, apalagi di musim liburan pasca lebaran seperti ini. Makanan beku memang menjadi pilihan karena dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama jika disimpan dalam freezer dan dalam persiapan untuk dihidangkan juga tidak membutuhkan waktu yang lama. Seringkali, makanan beku membantu untuk berhemat karena dengan menyimpan bentuk beku dari bahan makanan yang dibeli dalam jumlah banyak, kita seringkali mendapatkan harga yang lebih murah. Selain itu, makanan beku juga memudahkan kita untuk menyimpan makanan yang tidak habis dimakan sehingga mengurangi jumlah makanan yang terbuang.

Apakah makanan beku sehat?

Membekukan makanan tidak menentukan makanan tersebut sehat atau tidak sehat. Hal ini tergantung dari kandungan nutrisi makanan yang akan dibekukan. Membekukan buah dan sayuran akan lebih sehat dibandingkan membekukan pizza, snack dan makanan lain yang kurang sehat. Jika makanan yang akan dibekukan bergizi, akan tetap bergizi setelah dibekukan.

Apakah membekukan makanan mengubah kandungan gizi?

Membekukan makanan tidak mempengaruhi kalori, serat dan jumlah mineral. Namun, dapat mengubah beberapa vitamin, seperti folat dan vitamin C. Tapi secara umum, kandungan gizi  dapat dipertahankan selama proses pembekuan.

Membekukan makanan juga tidak memengaruhi kandungan lemak, protein, karbohidrat ataupun gula. Kandungan air dapat berubah karena proses “thawing(makanan beku dibiarkan dalam suhu ruangan hingga bagian beku mencair) makanan. Jika hanya air yang berkurang karena proses thawing, maka kalori dalam makanan tidak akan berpengaruh, tapi akan merubah ukuran porsi makanan tersebut.

Bagaimana memilih makanan beku yang sehat?

Jika membeli makanan beku, pilihlah produk yang tidak terlalu tinggi pemberian tambahan gula, natrium, atau saus tinggi kalorinya. Pilihlah sayuran beku tanpa penambah rasa (plain), hindari memilih sayur dengan perasa/ekstra saus. Begitu juga dengan buah, pilihlah buah beku tanpa tambahan gula atau sirup.

Memilih makanan beku berupa makananutama atau snack harus lebihdiperhatikan. Seringkali, makanan beku tersebut tinggi lemak jenuh, natrium, gula dan kalori. Bandingkan label nutrisi dari setiap makanan beku yang ingin dibeli dan pilihlah yang lebih “sehat” dibandingkan yang lain. Membeli makanan beku seperti pizza, snack rolls, sandwich, burrito, fried chicken sebaiknya dihindari.

Pilihlah daging, ikan, seafood, dan ayam beku tanpa tambahan bahan makanan lain atau tanpa perasa. Hindari makanan beku seperti ayam tepung, fish stick, corn dog dan makanan lain yang menggunakan tambahan tepung atau perasa.

Tips membekukan makanan di rumah

Hampir semua makanan yang dibeli dan dimasak dapat dibekukan. Namun, trerdapat beberapa makanan yang tidak dapat dibekukan seperti telur mentah bercangkang, mayonais, salad dressing, saus creamy dan makanan yang mengandung instruksi untuk tidak dibekukan.

Buah sebaiknya tanpa kulit, dipotong kecil dan dimasukkan ke dalam plastik/freezer bag kecil dalam porsi per kali makan. Buah beku ini dapat digunakan untuk smoothies atau makanan lain yang menggunakan buah dalam resepnya.

Sayur dapat dibekukan namun membutuhkan perhatian lebih. Sayuran sebaiknya di-blanching sebelum dimasukan ke dalam plastik/freezer bag. Untuk mem-blanching/blansir sayuran adalah dengan merebus sayuran hingga mendidih selama beberapa menit dan langsung dicelupkan kedalam air es untuk menghentikan proses pematangan, karena dalam keadaan panas, proses pematangan sayur masih tetap berlangsung, sehingga sayuran dapat berubah warna menjadi coklat. Namun jika dicelup ke dalam air es, proses pematangan berhenti dan tekstur dan kesegaran dapat dipertahankan.

Daging, ayam dan ikan mentah dapat dibungkus alumunium foil, plastik tebal atau plastik makanan khusus freezer dan disimpan pada wadah makanan yang akan dibekukan. Makanan sisa atau makanan sudah siap santap yang memang akan dibekukan juga sebaiknya dibekukan dalam wadah untuk menghindari kontaminasi makanan.

Tips untuk thawing dan menyiapkan makanan beku

Sayuran beku biasanya tidak perlu di thawing sebelum dimasak. Sayuran beku dapat langsung direbus, kukus atau dimasukkan dalam microwave. Buah dan berries sebaiknya didiamkan dalam suhu ruangan sebentar saja sebelum digunakan, namun jangan sampai thawing sempurna, karena akan menjadi mushy (tekstur buah membubur).

Daging beku membutuhkan thawing sebelum dimasak, karena tanpa proses thawing, daging dapat menjadi terlalu matang di bagian luar dan masih mentah di bagian tengah. Cara melakukan thawing daging adalah dengan meletakkan daging (dalam kemasan plastik) di dalam kulkas (chiller) atau air dingin. Jangan diletakkan pada suhu ruangan dalam waktu yang terlalu lama karena dapat menumbuhkan bakteri dalam daging jika dibiarkan selama lebih 1 jam.

editor: dr. Kristina Joy H, M.Gizi, Sp.GK

665total visits,3visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *