oleh drg. Eva Yuli Andari, MA

Dokter Gigi Umum, Master of Arts in Health Management, Planning, and Policy

“Kalau habis makan panas jangan minum dingin ya! Nanti bisa merusak gigi!”. Hmm… Familiar dengan kata-kata tersebut nggak, teman Kejora? Banyak masyarakat yang mengira bahwa perubahan suhu ekstrim pada gigi menjadi alasan mengapa gigi kita menjadi sensitive (terasa ngilu).

Bener ngga ya? Mending kita cari tahu yuk hal-hal apa saja sih yang bisa menyebabkan gigi menjadi ngilu?

Penyebab

  1. Gigi Berlubang
    Gigi memiliki 3 lapisan yang terdiri dari email, dentin dan pulpa. Apabila gigi berlubang hingga mengenai lapisan kedua (dentin), maka bisa menyebabkan gigi menjadi ngilu karena pada dentin terdapat saluran yang meneruskan rangsang ke saraf gigi kita.
  1. Email Gigi yang Tipis
    Ketebalan email gigi pada tiap orang berbeda. Normalnya sekitar 2 mm. Gigi yang memiliki email tipis mudah mengalami hipersensitivitas.
  1. Akar gigi terekspos/terbuka
    Akar gigi bisa terekspos/terbuka apabila gigi tersebut ektrusi/memanjang (bisa dikarenakan gigi lawannya sudah hilang). Email pada daerah sekitar leher dan akar gigi sangat tipis karena itu bisa menyebabkan gigi lebih sensitif.

Cara Mengatasi

  1. Gunakan pasta gigi sensitif
    Pasta gigi sensitive mengandung bahan bahan yang bisa mengurangi rasa ngilu pada gigi.
  1. Periksa ke dokter gigi
    Check & recheck! barangkali ada lubang pada gigimu.

Nah jadi sudah tahu kan pada gigi yang sehat tidak akan terjadi rasa ngilu walaupun terkena rangsang panas maupun dingin pada waktu yang bersamaan. Apabila kalian mengalami tanda-tanda tersebut, hayooo mulai curiga ya, berarti ada yang salah tuh dengan gigi Ayah dan Ibu!

Jadi masih mau ngga makan minum panas dan dingin lagi? Kalau gigi sehat sih, siapa yang takuuuut! 😉

127total visits,3visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *