Nyeri Siku Setelah Menggandeng Anak? Waspadai Nursemaid’s Elbow

 

 

 

oleh dr. Aldo Fransiskus Marsetio, BMedSc

Dokter Umum

Hai Ayah dan Ibu Kejora..

Ayah dan Ibu Kejora pasti senang menggandeng si buah hati ketika sedang berjalan bersama. Ketika sedang menggandeng, terkadang tanpa sadar kita menarik lengan si buah hati. Tahukah anda, tindakan menarik lengan tersebut dapat membahayakan?

Menarik lengan dapat berisiko membuat anak anda menderita Nursemaid’s Elbow. Waspadalah terutama pada anak rentang usia 1-4 tahun. Perempuan memiliki kelenturan tubuh yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki, dan ini menyebabkan perempuan lebih rentan terhadap penyakit ini. Penyakit ini memberikan gejala yang mungkin tidak terlalu kita perhatikan. Perasaan dan bunyi ‘klik’ pada saat terjadi mungkin tidak dirasakan oleh orang tua yang menarik, namun dapat dirasakan oleh si kecil. Hanya saja, pada rentang usia tersebut si kecil belum lancar berbicara atau belum bisa mengutarakannya. Setelah kejadian, si kecil cenderung untuk tidak menggunakan lengannya, lengan ditekuk, dan tangan ditelungkupkan ke bawah. Anak anda akan mengeluh jika disentuh sikunya, atau bila tangannya diputar. Segeralah bawa anak anda ke dokter, jika anda mengetahui gejala-gejala ini.

Apa yang sebenarnya menyebabkan penyakit ini?

Lengan bawah kita mempunyai 2 tulang, yaitu radius dan ulna. Pada sisi pangkal dari tulang radius, terdapat urat yang mengelilingi tulang tersebut, bernama annular ligament. Urat tersebut bertugas menjaga tulang radius tetap menempel dengan tulang ulna dan menjaga jarak dengan tulang humerus (lengan atas) pada saat kita memutar tangan. Anak-anak dibawah usia 5 tahun masih sangat lentur dan belum mempunyai struktur annular ligament yang cukup kuat untuk tetap bertahan di tempatnya. Ketika lengan si kecil ditarik, annular ligament ini dapat terselip diantara pangkal tulang radius dan ujung tulang humerus, sehingga membatasi kedua tulang ini, dan tulang radius menjauh dari tulang ulna. Hal ini lah yang terjadi pada Nursemaid’s Elbow.

Segeralah membawa anak anda ke dokter bila mendapati gejala nyeri siku. Karena anak anda perlu segera diperiksa untuk dipastikan tidak ada kelainan berupa patah tulang, infeksi, atau dislokasi berat. Hasil pemeriksaan x-ray dapat menunjukkan pangkal radius yang tidak pada tempatnya. Namun seringkali gambaran ini terlihat tidak jelas karena kesulitan teknis, seperti rasa nyeri dan anak yang rewel. Sehingga, sekitar 75% gambar x-ray akan menunjukkan gambaran sendi siku yang normal. Pemeriksaan ulstrasonography (USG) dapat dilakukan dan menunjukkan adanya pelebaran rongga antar tulang. Hanya saja pemeriksaan ini cukup sulit dan sangat subjektif, alias bergantung pada operator alat.

Untuk penanganannya, sang dokter akan perlu untuk mengembalikan tulang dan urat tersebut kembali ke posisinya. Manuver berupa memutar tangan dan menekuk tangan anak anda, akan perlu dilakukan. Selama prosedur, anak anda dapat merasakan kesakitan. Si buah hati dapat diberikan obat untuk mengurangi rasa sakit ini, namun sayangnya anak anda tidak dapat dibius untuk menghilangkan nyeri karena setelah tulang dan urat kembali pada tempatnya, anak anda perlu untuk langsung latihan menggerakkan sikunya.

Sangatlah penting kondisi ini diketahui dan dimengerti oleh para Ayah dan Ibu Kejora. Karena setelah Nursemaid’s Elbow ini terjadi, sangat tinggi kemungkinan kondisi ini terjadi kembali. Dengan demikian, pencegahan untuk terjadi pertama kali sangatlah penting. Saat menggandeng anak anda, hindari gerakan mengangkat, menarik atau pun mengayun. Jika ingin mengangkat anak anda, angkatlah dengan memeluk badannya.

Referensi:

  1. Browner EA. Nursemaid’s elbow (annular ligament displacement). Pediatr Rev. 2013;34(8):366-367.
  2. Miswan MF, Othman MS, Effendi FM, Ibrahim MI, Rozali KN. Pulled/nursemaid’s elbow. Malays Fam Physician. 2017;12(1);26–28.
  3. Yamanaka S, Goldman RD. Pulled elbow in children. Can Fam Physician. 2018 Jun; 64(6): 439–441.

Editor : drg. Saka Winias., M.Kes., Sp.PM

289total visits,1visits today