oleh drg. Cynthia Michelle Anggraini, Sp.KGA

Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak

Halo Keluarga Kejora..

Ayah dan Ibu pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah penyakit campak kan? Sebetulnya apa sih yang dimaksud penyakit campak itu? Bagaimana ya cara penularan dan pencegahannya? Yuk kita bahas lebih lanjut..

Apa sih penyebab campak itu?

Campak merupakan infeksi pada sistem pernapasan, sistem imun, dan kulit yang disebabkan oleh virus, khususnya paramyxovirus yang biasanya menyerang anak-anak. Campak dikenal juga dengan nama morbilli, English measles, atau rubeola (harus dibedakan dengan rubella atau roseola).

Bagaimanakah penularan campak itu?

Virus campak terkandung dalam cairan yang keluar baik dari hidung maupun mulut saat penderita batuk atau bersin, dengan kata lain campak ditularkan melalui udara. Penularannya dapat terjadi dengan cepat apabila seseorang yang sehat secara tidak sengaja menghirup atau menyentuh cairan tersebut kemudian meletakkan tangan ke mulut atau hidung.

Penderita campak sangat infeksius dimulai saat perkembangan gejala awal hingga kurang lebih 4 hari setelah ruam muncul. Oleh karena itu, pada penderita dianjurkan untuk tidak pergi ke sekolah atau tempat kerja, paling tidak selama 4 hari sejak ruam pertama muncul untuk meminimalisir penyebaran infeksi.

Lalu, seperti apakah tanda dan gejala campak itu?

  • Gejala awal muncul sekitar 10 hari setelah infeksi awal dan menghilang sekitar 7-10 hari setelahnya.
  • Masa inkubasi sekitar 8-12 hari dengan gejala awal berupa malaise, demam, batuk, mata kemerahan yang sensitif terhadap cahaya, serta nampaknya tanda-tanda pada rongga mulut dengan karakteristik lesi berupa Koplik’s-spots (berupa benjolan putih kecil yang dikelilingi dengan tepi kemerahan pada pipi bagian dalam).

  • Demam yang terjadi biasanya cukup tinggi (dapat mencapai 400C).
  • Gejala awal pada campak di atas kemudian diikuti oleh timbulnya bintik ruam merah-kehitaman (rash) beberapa hari setelahnya (biasanya 2-4 hari setelah gejala awal dan bertahan selama 1 minggu). Ruam ini awalnya dimulai dari belakang telinga, lalu menyebar hingga kepala, leher, dan bagian tubuh lainnya.

  • Pada pasien yang kekurangan gizi atau kondisi imunitas yang tidak baik, dapat timbul beberapa komplikasi berupa kebutaan, ensefalitis, diare parah, infeksi telinga, dan pneumonia.

Bagaimanakah pencegahan campak?

Cara paling efektif untuk mencegah campak adalah melalui vaksin MMR (measles, mumps, and rubella). Vaksin MMR pertama biasanya diberikan secara rutin pada saat anak berusia 13 bulan dan vaksinasi kedua diberikan sebelum anak memulai sekolah. Orang dewasa dan anak-anak usia 6-13 bulan juga dapat melakukan vaksinasi MMR apabila mereka memiliki risiko untuk terkena campak, contohnya apabila virus campak sedang terjangkit pada suatu area/tempat, atau apabila individu tersebut berkontak dekat dengan penderita campak.

Selanjutnya, bagaimana perawatan campak?

  • Tidak ada perawatan spesifik untuk campak karena sistem imun dapat melakukan perlawanan sehingga penyakit ini dapat sembuh sendiri setelah 7-10 hari.
  • Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu proses penyembuhan agar lebih terasa nyaman:
  • Menutup jendela untuk mengurangi sensitifitas cahaya.
  • Banyak meminum air untuk mencegah dehidrasi.
  • Meminum paracetamol atau ibuprofen untuk mengatasi demam serta rasa sakit.
  • Pada kasus campak yang parah, terutama apabila ada komplikasi, maka mungkin diperlukan perawatan di rumah sakit.

Editor : drg. Sita Rose Nandiasa

Sumber:

  1. Cameron AC, Widmer RP. Handbook of Pediatric Dentistry, 4th ed. Edinburgh. Mosby Elsevier; 2013.
  2. Greenberg MS, Glick M. Burket’s Oral Medicine Diagnosis and Treatment, 10th ed. Ontario. BC Decker Inc; 2003.
  3. Pinkham JR, Casamassimo PS, McTigue DJ, Fields HW, Nowak AJ. Pediatric Dentistry Infancy through Adolescence, 4th ed. St.Louis: Elsevier Saunders; 2005.
  1. Casamassimo PS, McTigue DJ, Fields HW, Nowak AJ. Pediatric Dentistry Infancy through Adolescence, 5th ed. St.Louis: Elsevier Saunders; 2013.
  1. Cawson RA, Odell EW. Cawson’s Essentials of Oral Pathology and Oral Medicine, 7th ed. Edinburgh-London-Philadelphia. Churcill Livingstone; 2002.
  2. http://en.wikipedia.org/wiki/Measles.
  3. http://www.nhs.uk/conditions/measles/Pages/Introduction.aspx.
  4. http://www.who.int/topics/measles/en/.

241total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *