oleh drg. Cynthia Michelle Anggraini, Sp.KGA

Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak

 

Halo Keluarga Kejora..

Ayah dan Ibu pasti sudah pernah mendengar istilah “flu Singapura, kan? Sebenarnya seperti apa sih “flu Singapura” itu dan bagaimana ciri-cirinya?

 

Apa sih penyebab flu Singapura?

Flu Singapura, dengan nama lain hand, foot, and mouth disease (HFMD) atau penyakit tangan, kaki, dan mulut, umumnya disebabkan oleh Coxsackievirus tipe A16 dan Human Enterovirus 71.

 

Bagaimana penyebaran flu Singapura?

Penyebaran flu Singapura atau HFMD di lingkungan sekolah dapat terjadi di dalam ruang kelas. Infeksi tidak hanya dapat dialami oleh siswa, namun juga guru atau orangtua.

Penyebaran virus HFMD dari penderita dapat terjadi melalui cairan hidung (ingus), tenggorokan (ludah atau dahak), lesi kulit yang pecah, dan feses. Peningkatan kemungkinan penyebaran virus dapat terjadi akibat beberapa hal seperti kontak erat dengan penderita (berbicara, memeluk, mencium), terpapar melalui udara (bersin atau batuk), kontak dengan feses penderita, dan kontak dengan objek atau permukaan yang tercemar oleh virus HFMD (gagang pintu, permukaan meja, perabotan, dll).

Virus sangat mudah ditularkan oleh penderita HFMD di minggu pertama gejala muncul atau sakit. Terkadang virus masih dapat ditularkan setelah beberapa hari atau minggu, bahkan setelah gejala dan tanda infeksi pada penderita telah hilang.

 

Bagaimana tanda dan gejalanya?

  • Umumnya menyerang anak-anak.
  • Periode inkubasi sekitar 3-10 hari.
  • Diawali dengan demam, tidak enak badan, nyeri tenggorokan/menelan, nafsu makan menurun.
  • Setelah demam 1-2 hari, timbul bintik-bintik merah di rongga mulut (umumnya berawal di bagian belakang langit-langit mulut dan dapat menyebar ke area lidah) yang kemudian pecah menjadi sariawan. Kemudian timbul ruam kulit dan bintik-bintik dengan batas kemerahan di telapak tangan dan kaki dalam 1-2 hari.

  • Ruam juga dapat muncul di tungkai, lengan, bokong, dan kulit sekitar kemaluan.

 

Bagaimakah cara mengobatinya?

  • Fase penyembuhan umumnya terjadi dalam 10 hari.
  • Tidak ada pengobatan khusus untuk HFMD, pengobatan bersifat simptomatik untuk mengatasi keluhan yang ditimbulkannya. Parasetamol dapat diberikan untuk mengatasi demam dan nyeri.
  • Kompres hangat dan pemberian minum yang lebih sering juga membantu menurunkan demam anak. Pada anak yang lebih besar, kumur-kumur dengan obat kumur dapat mengurangi nyeri akibat luka-luka di mulut.

 

Sumber:

  • Cameron AC, Widmer RP. Handbook of Pediatric Dentistry, 4thed. Mosby Elsevier; 2013.
  • Greenberg MS, Glick M. Burket’s Oral Medicine Diagnosis and Treatment, 10th ed.  BC Decker Inc; 2003.

704total visits,5visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *